Friday, 3 September 2010

Virus² Ukhuwwah


Seorang sahabat adalah manusia, dia itu dirimu, hanya saja ia adalah orang lain

Sekilas lalu, virus² ukhuwah ini adalah seperti berikut:

1) Tamak akan nikmat dunia 

"Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan 
yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, 
(sebagai) bunga kehidupan dunia, agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. 
Kurnia Tuhan-Mu lebih baik dan lebih kekal."

(20:131) 

“Seseorang di antara kamu tidak beriman dengan sempurna 
kecuali setelah mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya.”

(hadis Nabi) 

2) Lalai menjalankan ibadah dan melanggar tuntutan agama 

“tidaklah dua orang yang saling berkasih sayang kerana Allah berpisah, 
kecuali disebabkan oleh dosa yang dilakukan oleh salah seorang di antara keduanya.” 

(hadis Nabi) 


tidakkah kau tahu; kadang air itu busuk baunya walau warnanya tetap jernih

"..agar mencintai seseorang, ia tidak mencintainya kecuali kerana Allah." 
(hadis Nabi) 

3) Tidak bersopan ketika berbicara 
  • suara tinggi/kata-kata kasar

"Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. 
Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keldai" 
(31:19) 

  • tidak mendengar nasihatnya, enggan menatapnya ketika bicara atau memberi salam, tidak menghargai ketika bersama 
  • bergurau secara berlebihan, kelembutan adalah anugerah, ucapan paling baik adalah kejujuran 
  • sedang bergurau secara berlebihan merupakan kunci segala permusuhan 
  • sering berdebat dan membantah 

“Sesungguhnya orang yang paling dibenci Allah adalah 
orang yang sangat keras kepala dan selalu membantah.” 
(hadis nabi) 

  • kritikan keras yang melukai perasaan 
4) Sikap acuh

rindu, kedekatan, dan kehangatan perasaan adalah 
ibarat bahan bakar yang menyalakan ukhuwah abadi, 
menambah gelora semangat, dan meringankan segala beban yang ditanggung 
aku hairan, mengapa selalu merindukan mereka 
menanyakan keadaannya kepada setiap orang yang ku temui 
padahal mereka di sini bersamaku 
mataku mencari mereka ke sana kemari 
padahal mereka ada di dekat pelupuknya 
hatiku bergejolak merindukan mereka 
padahal mereka ada di antara tulang rusukku 

sekalipun wajahku tak dapat menatapmu lagi 
namun cinta dan ukhuwah tidak akan pernah sirna 
aku tidak akan berhenti memujimu 
dari kejauhan, bersama untaian doa 
jiwaku akan selalu merindukanmu 
bersua bersama penuh ketulusan dan cinta 

jiwaku adalah jiwaku,jiwaku adalah jiwanya 
hasratnya adalah hasratku, hasratku adalah hasratnya 

5) Mengadakan perbicaraan rahsia 

"Sesungguhnya pembicaraan rahsia itu termasuk (perbuatan) syaitan,
 agar orang yang beriman itu bersedih hati, 
sedang (pembicaraan) itu tidaklah memberi bencana sedikit pun kepada mereka, 
kecuali dengan izin Allah. Dan kepada orang-orang yang beriman bertawakal." 

(58:10) 

“jika kamu bertiga, maka janganlah dua di antara kamu 
membuat perbicaraan rahsia tanpa melibatkan yg lain, 
kerana perbuatan itu dapat membuatnya sedih.” 
(hadis Nabi)

6) Keras kepala, enggan menerima nasihat 

“cukuplah seseorang dinyatakan buruk,
 jika ia mengejek saudaranya sesama Muslim.” 
( hadis Nabi) 

7) Sering membantah, berbeza sikap dan hobi, bersikap sombong dan kasar 

“ruh ruh itu bagaikan bala tentera, jika mereka saling kenal, maka akan bersatu.
 Namun jika tidak saling kenal, maka akan berselisih.” 

(hadis Nabi) 

8) Memberi teguran di depan orang lain 

penyebab cepat pudarnya rasa cinta dan mudah menanam bibit-bibit permusuhan

9) Sering menegur, tidak bertolak ansur, cenderung berfikiran negatif, enggan memaafkan 

terimalah sahabatmu dengan segala kekurangannya 
sebagaimana kebaikan mesti diterima walau kecil wujudnya 
terimalah sahabatmu kerana jika ia menyakiti 
lain kali ia membahagiakan siapa mencari sahabat tanpa cacat, 
nescaya sepanjang hidupnya tidak mendapat sahabat 

“seorang suami yang Mukmin tidak akan memarahi isterinya yang Mukminah, 
apabila ia tidak suka terhadap sebagian perangai isterinya, 
maka ia akan menyukai perangainya yang lain.” 
(hadis Nabi) 

jika tak menegur bererti tiada cinta 
cinta tetap bertahan selama ada teguran 
banyak yang tinggal jauh namun ia dekat dihati 
banyak orang yang tinggal berdekatan namun hatimu tak mampu menyukai 
apalah erti jauh dan dekat melainkan hanya permasalahan nurani 

10) Mudah percaya terhadap orang yang-orang yang mengadu domba dan memendam dengki 

"…orang-orang yang dipertemukan oleh Allah dalam sebuah jalinan ukhuwah 
harus yakin bahawa satu sama lainnya saling mencintai dengan penuh ketulusan 
yang muncul dari nurani yang paling dalam. 
Hubungan yang telus seperti itu tidak mungkin dapat tersentuh oleh tangan tangan dengki, 
apalagi sampai dapat dihancurkan…" 
(8:63) 

11) Membuka rahsia 

jadikanlah semua yang anda ketahui tentang dirinya sebagai amanat yang tidak boleh dibuka kecuali jika ia mengizinkan

12) Mengikuti prasangka

"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka,
 sesungguhnya sebahagian prasangka itu dosa, 
dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, 
dan janganlah ada di antara kamu yang mengunjing sebahagian yang lain." 

(49:12) 

orang Mukmin selalu mencari alasan agar boleh memaafkan, 
sementara orang munafik selalu mencari cari kesalahan. 

13) Mencampuri masalah peribadi

“diantara tanda kebaikan Islam seseorang adalah 
meninggalkan hal-hal yang tidak berguna baginya.” 

(hadis Nabi) 
14) Egois, sombong, tidak empati 

“Siapa yang mencukupi keperluan saudaranya, 
nescaya Allah mencukupi keperluannya. 
Siapa yang menolong seorang Mukmin dari suatu kesusahan, 
nescaya Allah akan menolongnya dari salah satu kesusahan pada hari kiamat. 
Siapa yang menutupi aib seorang Muslim, nescaya Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat.” 

(hadis Nabi) 

setiap sahabat selalu dekat dikala senang 
namun sahabat sejati adalah yang tetap menemani 
ketika penderitaan menimpa 

15) Menutup diri, berlebihan, membebani, dan menghitung hitung kebaikannya kepadamu 

carilah sahabat yang akan kau beri ketulusan dan hak hak ukhuwah, 
bukannya yang kau harapkan menerima sesuatu darinya 

16) Enggan mengungkapkan perasaan cinta

“jika seseorang mencintai saudaranya, maka kabarkanlah bahawa ia mencintainya.” 
(hadis Nabi) 

17) Melupakannya kerana sibuk mengurusi orang lain dan kurang setia 

orang yang tidak boleh membuktikan cintanya kepada sahabat lama tidak akan mampu membangun cinta dengan sahabat baru

18) Suka menonjolkan kelebihan peribadi 

jika seorang daie mendermakan dakwahnya hanya untuk Allah semata, bukan untuk kepentingan peribadi, masalah² biasa tidak akan berubah menjadi masalah besar atau malapetaka

19) Mengingkari janji dan kesepakatan tanpa alasan yang kuat 

“tanda tanda munafik ada tiga; 
jika berkata ia berdusta, 
jika berjanji ia mengingkari, 
dan jika dipercaya, ia berkhianat.” 
(hadis Nabi) 

20) Selalu menceritakan perkara yang membangkitkan kesedihannya dan suka menyampaikan berita yang membuatnya resah. 

21) Terlalu cinta 

“cintailah kekasihmu sesederhana mungkin, 

siapa tahu ia menjadi musuhmu pada suatu saat nanti. 
Dan bencilah musuhmu sesederhana mungkin, 
siapa tahu ia menjadi sahabat dekatmu pada suatu saat nanti.” 
(hadis Nabi) 
InshaAllah, marilah kita muhasabah diri, kerana sesungguhnya, tahap terendah dalam ukhuwah adalah berlapang dada (husnu'zhon) sesama kita dan tingkat tertinggi pula, adalah melebihkan mereka (itsar) lebih dari diri kita sendiri.